Follow Us:
11:29 WIB - Gugatan Perkara PMH Polda Riau Terhadap Houtman, Kamarudin Simanjuntak : Perlu Didalami Lagi | 17:47 WIB - Wujudkan Kepastian Hukum Bagi Industri Media, IMO-Indonesia Hadirkan 3 Institusi Penegak Hukum | 10:09 WIB - Sekda Kampar Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar | 09:56 WIB - Sekolah Sukses Abadi Bersama Vihara Metta Karuna Maitreya Selenggarakan Seminar 'Menjadi Orang Tua Bijak Dalam Pengasuhan Anak di Era Digital' | 10:01 WIB - H. Amir Syarifuddin : Hadirnya IKN Berdampak Positif Bagi Angkutan Kota Balikpapan, Jumlah Penumpang Mengalami Peningkatan | 16:07 WIB - Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut, Untuk Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
/ Ekonomi / Harga Minyak Dunia Naik, Ini Yang Harus Dilakukan Pertamina /
Harga Minyak Dunia Naik, Ini Yang Harus Dilakukan Pertamina
Senin, 14 Februari 2022 - 16:47:15 WIB

TERKAIT:
   
 
Suarasindo.com | JAKARTA - Tekanan harga minyak dunia membuat Pertamina harus menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Beberapa jenis BBM mengalami kenaikan harga. Vice President Corporate Communications Pertamina Fajriyah Usman menuturkan, kenaikan itu terhitung per Sabtu (12/2/2022).

"PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM umum," ujarnya di Jakarta.

BBM yang harganya naik ialah BBM nonsubsidi jenis pertamax turbo, dexlite, dan dex. Sementara itu, pertamax dan pertalite tidak mengalami penyesuaian harga. Masing - masing Rp 9.000 dan Rp 7.650 per liter.

Kenaikan harga BBM Pertamina berbeda - beda di setiap wilayah Indonesia, yaitu berkisar Rp 1.500 hingga Rp 2.650 per liter. Di DKI Jakarta, misalnya, harga pertamax turbo (RON 98) naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 13.500 per liter. Kemudian, dex (CN 53) naik dari Rp 11.150 menjadi Rp 13.200 per liter serta dexlite dengan cetane number (CN) 51 dari Rp 9.500 menjadi Rp 12.150 per liter.

Irto Ginting, Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga SH C&T PT Pertamina (Persero), menjelaskan, penyesuaian harga itu dilakukan mengikuti perkembangan terkini industri minyak dan gas. "Tercatat, harga minyak ICP per Januari mencapai 85 USD/barel, naik sekitar 17% dari harga ICP per Desember 2021," katanya.

Irto memastikan, meskipun mengalami kenaikan, jika dibandingkan dengan BBM dengan kualitas sejenis, BBM produk Pertamina tetap paling murah. "Harga pertamax turbo dan dex series ini masih paling kompetitif jika dibandingkan produk dengan kualitas setara," tuturnya. (SHI GROUP)

Sumber: Jawapos.com

Editor: Rati


Berita Lainnya :
  • Gugatan Perkara PMH Polda Riau Terhadap Houtman, Kamarudin Simanjuntak : Perlu Didalami Lagi
  • Wujudkan Kepastian Hukum Bagi Industri Media, IMO-Indonesia Hadirkan 3 Institusi Penegak Hukum
  • Sekda Kampar Pimpin Apel Gabungan di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar
  • Sekolah Sukses Abadi Bersama Vihara Metta Karuna Maitreya Selenggarakan Seminar 'Menjadi Orang Tua Bijak Dalam Pengasuhan Anak di Era Digital'
  • H. Amir Syarifuddin : Hadirnya IKN Berdampak Positif Bagi Angkutan Kota Balikpapan, Jumlah Penumpang Mengalami Peningkatan
  • Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut, Untuk Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
  • Harga Sejumlah Bahan Pokok Naik Menjelang dan Tahun Baru
  • Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan XXIII Metode Blended Learning Tahun Anggaran 2022 Resmi di Tutup
  • Dirgahayu HUT PGRI, HGN dan KORPRI. Bupati Empat Lawang Peduli Pendidikan dan Masyarakat Bawah
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017