Follow Us:
23:20 WIB - Amanat Kapolda Irjen Pol Agung dan Nasehat Ketua LAM Riau Kepada Bintara Polri TA 2021 | 22:44 WIB - Satgas Yonif 144/JY Memberikan Bantuan Masker dan Alkitab di Gereja GKE dan Gereja Nafiri Batas Negeri | 00:00 WIB - MTQ Pemkab Rohul ke -21 Dilaksanakan, Diharapkan Lahirkan Qori-qoriah Yang Unggul | 00:00 WIB - Beri Dukungan, Bupati Alfedri Kunjungi Warga Isoman Di Tualang | 00:00 WIB - BIN Gelar Vaksinasi Pelajar di Kabupaten Kutai kartanegara di ikuti 500 Pelajar | 22:42 WIB - Presiden RI Putuskan Melanjutkan Penerapan PPKM, Namun di Sesuaikan Sejumlah Sektor
/ Daerah / Kasi Intel Korem 045/Gaya Rapat Dengar Pendapat Terkait Aktivitas Pertambangan /
Kasi Intel Korem 045/Gaya Rapat Dengar Pendapat Terkait Aktivitas Pertambangan
Senin, 19 Juli 2021 - 23:15:20 WIB
Pangkalpinang, Suarasindo.com - Penrem 045/Garuda Jaya. Kepala Seksi Intelijen Kasrem 045/Gaya Kolonel Inf Dikdik Sadikin mewakili Danrem Brigjen TNI M Jangkung Widyanto, S.I.P., M.Tr.(Han) mengikuti rapat dengar pendapat terkait aktifitas pertambangan di Teluk Kelabat, Senin 19/07/2021di Ruang Badan Musyawarah DPRD Provinsi Kepulauan Babel Pangkalpinang. 

 Rapat dengar pendapat dengan DPRD Babel, DPRD Bangka dan Babar, Forkopimda Provinsi dan Forkopimda Kabupaten Bangka, Kab.
Belitung dan Kab. Bangka Barat serta perwakilan dari nelayan 2 wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Bangka Barat dan Kabupaten Bangka dalam lingkaran 10 Desa melingkari Teluk Kelabat Dalam.

Ketua DPRD Babel Herman Suhadi mengatakan kegiatan tersebut usulan dari Komisi 2 melalui aspirasi masyarakat saat kunjugan kerja kelapangan, dimana masyarakat merasa tergganggu pencahariannya dengan keberadaan tambang di lokasi tersebut.

 Asisten 1 Pemprov Babel Yulizar mengatakan dalam rangka penegakan hukum sudah sering turun kelapangan melaui Satpol PP dan koordinasi dengan aparat setempat, saat ini harga timah yang tinggi mengakibatkan makin banyaknya aktivitas pertambangan di lokasi ini.

Kasi Intel Kasrem 045/Gaya mengatakan Permasalahan pertambangan di teluk kelabat dalam antara penambanag dengan masyarakat jangan sampai berlarut agar tidak terjadi konflik dan segera di cari penyelesaian dengan damai.

 Wakil Bupati Babar Bong Ming Ming mengatakan dari sisi hukum tambang di daerah teluk kelabat dalam adalah Ilegal, lokasi ini daerah perairan Rambat, Air nyatoh dan belum ada ijin Amdal baru.

Sementara Kapolres Bangka AKBP Widi mengatakan penertiban dan himbauan sudah sering dilaksanakan, penertiban terkendala dengan prasarana yang dimiliki.

Perwakilan Nelayan Maryono mengatakan pihaknya mewakili 10 Desa yang melingkari teluk kelabat dalam, terkait Perda RZWP3K dan sosialisasi bukan tidak tahu tetapi banyak yang pura pura tidak tahu dan terkait IUP agar segera dicabut dari wilayah teluk kelabat dalam. Apabila tidak ada kegiatan penertiban maka di kawatirkan akan terjadi keributan antar masyarakat dengan nelayan. (RH. Penrem).

Rilis : Riki/Ssc
Editor ; Kas.w/SHI Group


Berita Lainnya :
  • Amanat Kapolda Irjen Pol Agung dan Nasehat Ketua LAM Riau Kepada Bintara Polri TA 2021
  • Satgas Yonif 144/JY Memberikan Bantuan Masker dan Alkitab di Gereja GKE dan Gereja Nafiri Batas Negeri
  • MTQ Pemkab Rohul ke -21 Dilaksanakan, Diharapkan Lahirkan Qori-qoriah Yang Unggul
  • Beri Dukungan, Bupati Alfedri Kunjungi Warga Isoman Di Tualang
  • BIN Gelar Vaksinasi Pelajar di Kabupaten Kutai kartanegara di ikuti 500 Pelajar
  • Presiden RI Putuskan Melanjutkan Penerapan PPKM, Namun di Sesuaikan Sejumlah Sektor
  • BIN Gelar Vaksinasi Pelajar di Kabupaten Kutai Kartanegara di Ikuti 500 Pelajar
  • Bupati Pelalawan Terima Kunjungan Bupati Inhu, Dalam Rangka Pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera
  • Anggota Satgas Yonif 144/JY Gotong-Royong Pembuatan Jembatan di Perbatasan RI-Malaysia
  •  
    Komentar Anda :
       
    FOTO
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI)
    Lima Wanita Berpakaian Seksi Demo di KPK
     
    Buruh Dukung KPK
     
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017