Follow Us:
18:55 WIB - Syukuran HUT Korem 045/Gaya ke-11 Sederhana dan Penuh Kekeluargaan | 18:53 WIB - Puncak Peringatan HUT Korem 045/Garuda Jaya, Danrem Dapat Surprise Dari Kapolda Babel | 17:34 WIB - Meningkatkan Kemampuan Intervensi Berbasis Masyarakat Bagi Agen Pemulihan Dan Petugas Rehabilitasi Kembali Di Gelar Oleh BNN RI | 11:54 WIB - Danrem 162/WB Gelar Penataran Kader Bela Negara Binaan Kodim Se-Pulau Lombok NTB | 10:44 WIB - Indonesia Segi Tiga Emas, Surga Bagi Peredaran Narkoba. | 10:39 WIB - Sejak Januari 2021 Polri Tangkap 24.878 Orang Terkait Kasus Narkoba
/ Hukum / Dugaan Korupsi Bansos Siak Rp 56.7 Milyar, Aliansi Mahasiswa Desak Kejati Periksa Syamsuar /
Dugaan Korupsi Bansos Siak Rp 56.7 Milyar, Aliansi Mahasiswa Desak Kejati Periksa Syamsuar
Kamis, 03 Juni 2021 - 01:00:31 WIB
Suarasindo.com, PEKANBARU -- Puluhan mahasiswa berunjuk rasa di depan kantor Kejati Riau, Rabu (2/6) siang. Mereka mendesak jaksa menyelidiki kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial (Bansos) Senilai Rp 56,7 miliar di Pemkab Siak tahun anggaran 2014-2019. Saat itu, Gubernur Riau Syamsuar masih menjabat sebagai Bupati Siak.

Para mahasiswa yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa Penyelamat Uang Negara (AMPUN) Riau itu, berorasi dan membentangkan spanduk yang bertuliskan desakan agar jaksa penyidik segera memeriksa Syamsuar. Di spanduk itu juga tertulis Gubernur Riau sebagai “drakula”, disertai karikatur.

Koordinator Umum AMPUN Riau Al-Qudri menduga, lambannya pengusutan kasus korupsi Bansos di Kabupaten Siak terkait dengan posisi politik Syamsuar sebagai gubernur.

“Padahal, Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor PRINT-09/L.4/Fd.1/09/2020, sudah ditandangani langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau, tertanggal 29 September 2020,” kata Al-Qudri,

Menurut data yang diperoleh mahasiswa, dalam proses penyelidikan skandal Bansos Siak, secara mengejutkan pada 22 Desember 2020, penyidik Kejati Riau memeriksa dan langsung melakukan penahanan terhadap Sekda Riau, Yan Prana Jaya. Dalam kasus itu, Yan Prana menjabat sebagai Kepala Bappeda Siak.

“Awalnya kami gembira dan mengapresiasi kinerja Kejati Riau. Penahanan Yan Prana Jaya dalam pemahaman kami, tentulah terkait kasus dana Bansos Siak. Tetapi, masyarakat Riau ternyata kemudian seperti terkena prank atau drama penegakan hukum. Yan Prana rupanya ditangkap karena skandal korupsi anggaran rutin Bappeda Siak tahun 2013-2017 Siak Rp 2,8 miliar. Bukan kasus dana Bansos,” ucap Al-Qudri.

Menurut Al-Qudri, berbeloknya arah penyelidikan Kejati Riau dari kasus Bansos menjadi kasus pemotongan dana perjalanan dinas, belanja alat kantor, dan biaya makan minum di Bappeda Siak, hingga kini masih menjadi misteri dalam penuntasan kasus-kasus korupsi di Riau.

Dia menduga adanya kesan bahwa penahanan terhadap Sekda Yan Prana Jaya, sebagai strategi untuk melindungi Gubernur Syamsuar dari jeratan hukum.

“Untuk memulihkan kepercayaan publik, kami mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Jaja Subagja, agar serius dan konsisten menyelidiki kasus dugaan korupsi Bansos Siak Rp 56,7 miliar. Kami mendukung jaksa segera memeriksa Gubernur Riau, Syamsuar. Kejati tidak perlu takut, apalagi sampai ciut,” pungkas Al-Qudri.*jeh/shigroup
 

Sumber : Gatra.Com


Berita Lainnya :
  • Syukuran HUT Korem 045/Gaya ke-11 Sederhana dan Penuh Kekeluargaan
  • Puncak Peringatan HUT Korem 045/Garuda Jaya, Danrem Dapat Surprise Dari Kapolda Babel
  • Meningkatkan Kemampuan Intervensi Berbasis Masyarakat Bagi Agen Pemulihan Dan Petugas Rehabilitasi Kembali Di Gelar Oleh BNN RI
  • Danrem 162/WB Gelar Penataran Kader Bela Negara Binaan Kodim Se-Pulau Lombok NTB
  • Indonesia Segi Tiga Emas, Surga Bagi Peredaran Narkoba.
  • Sejak Januari 2021 Polri Tangkap 24.878 Orang Terkait Kasus Narkoba
  • Dalam Rangka NASI KAPAU, Kapolda Kepri Kunjungi Kabupaten Lingga
  • Kapolri Rencana Hadir Saat Rilis Sabu 1 Ton Lebih Asal Timur Tengah
  • Kemenkes RI Perbarui Aturan Tentang Pelaksanaan Vaksinasi Penanggulangan Pandemi Covid-19.
  •  
    Komentar Anda :
       
    FOTO
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI)
    Lima Wanita Berpakaian Seksi Demo di KPK
     
    Buruh Dukung KPK
     
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017