Follow Us:
10:22 WIB - Wagubri Berterima Kasih Kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Riau | 10:19 WIB - KPK Memanggil Wakil Ketua DPR RI Terkait Kasus Suap Yang Menjerat Penyidik | 10:01 WIB - Kemenkum HAM wilayah Riau Menegaskan Selama Corona Tidak Ada Wisman Yang Masuk Riau | 09:50 WIB - Politikus PKS Heran Orang Yang Antimasker Bisa Menjadi Duta Masker | 09:39 WIB - Pemerintah Kota Depok Di minta Gelar Salad ID Di Rumah Bagi Warga Di Zona Oranye dan Merah | 09:29 WIB - Gunakan Modus Ini Dosen Unej Cabuli Keponakan Resmi Ditahan
/ Hukum / Demi Konten Seorang Remaja Tewas Hadang Truk, Supir Bisa Dijerat Hukum? /
Demi Konten Seorang Remaja Tewas Hadang Truk, Supir Bisa Dijerat Hukum?
Sabtu, 10 April 2021 - 15:51:02 WIB
SuaraSindo.com, Jakarta - Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Bogor Ipda Angga mengatakan, sopir truk yang tidak sengaja menabrak seorang remaja hingga tewas dapat dijerat hukum karena melarikan diri usai tabrakan tersebut terjadi.

Sopir truk ini menurut Angga, bisa terjerat Pasal 310 ayat 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, meskipun tak sengaja menabrak remaja tersebut.

Terlebih, karena supir ini kabur setelah kecelakan terjadi.

"Sopirnya kabur, makanya kita ancam pasal itu. Jadi ini masih penyelidikan lebih lanjut," kata Angga dikutip dari Kompas.com, Jumat, 9 April 2021.

Lebih lanjut, Angga memperingatkan bagi siapapun yang kecelakaan dan sengaja tidak memberikan pertolongan, atau bahkan terjadi tabrak lari, itu sebuah perbuatan melawan hukum.

Angga juga mengungkapkan bahwa ada beberapa barang bukti yang ia amankan, yakni pakaian korban dan video konten tersebut.

"Barang bukti yang diamankan itu pakaian korban dan video yang viral itu. Belum kita ketahui berapa orang di truk itu, karena masih pengejaran dan tahap penyelidikan," kata Angga.

Diketahui sebelumnya, remaja laki-laki berinisial DP dikabarkan nekat menghadang sebuah truk bersama temannya.

Hal itu terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @agoezbandz4.

Kejadian ini terjadi Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Raya Simpang Sentul.

Naasnya, kenekatan DP tersebut dilakukan karena diduga untuk konten semata.

“Anak-anak ini berjibaku dengan bahaya, mereka melakukan aksi-aksi di tengah jalan dengan bergaya memberhentikan kendaraan besar yang sedang berjalan, entah untuk kepentingan konten atau unsur lain," ujar Sony, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana.(rilis)

Sumber Terkini.id


Berita Lainnya :
  • Wagubri Berterima Kasih Kepada Pimpinan dan Anggota DPRD Riau
  • KPK Memanggil Wakil Ketua DPR RI Terkait Kasus Suap Yang Menjerat Penyidik
  • Kemenkum HAM wilayah Riau Menegaskan Selama Corona Tidak Ada Wisman Yang Masuk Riau
  • Politikus PKS Heran Orang Yang Antimasker Bisa Menjadi Duta Masker
  • Pemerintah Kota Depok Di minta Gelar Salad ID Di Rumah Bagi Warga Di Zona Oranye dan Merah
  • Gunakan Modus Ini Dosen Unej Cabuli Keponakan Resmi Ditahan
  • PH Teddy Mirza Dall Sebut, Putusan MARI Tolak Kasasi Pemkab Rohul.
  • Kemensos lakukan Pemberdayaan Rekam Nik Suku Anak Dalam Agar Bisa mengakses Bansos
  • DPR Menggelar Rapat Paripurna Terkait Pembukaan Sidang V 2020-2021 Hari Ini
  •  
    Komentar Anda :
       
    FOTO
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI)
    Lima Wanita Berpakaian Seksi Demo di KPK
     
    Buruh Dukung KPK
     
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017