Follow Us:
15:57 WIB - Terkait DD 2020 di Kampung Teluk Mesjid Tetap Dilaporkan oleh Ketua LAI KGS Riau | 15:16 WIB - Kapolsek Senapelan Ajak Masyarakat Untuk Taati Protokol Kesehatan Covid-19 | 14:58 WIB - Diduga Sebuah Granat Nenas Di Temukan di Wilayah Desa Kota Intan Rohul | 13:27 WIB - Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test | 13:26 WIB - Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Penyiraman Air Keras 1 Lagi DPO | 13:24 WIB - Danramil Babulu Lepas Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Ke Kalimantan Selatan
/ Kuantan Singingi / BHP : Aparat Hukum Lemah, Hanya Mampu Menangkap Ikan Teri yang Dikasihani /
BHP : Aparat Hukum Lemah, Hanya Mampu Menangkap Ikan Teri yang Dikasihani
Rabu, 13 Januari 2021 - 19:08:55 WIB
SuaraSindo com, Teluk Kuantan- Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) menggelar sidang putusan terhadap 5 orang tersangka dengan kasus kegiatan makan minum di bagian Setda Kuansing tahun anggaran 2017, Rabu (13/01/2021).

Sidang putusan tersebut dipimpin oleh Hakim Ketua Faisal, SH, MH bersama koleganya dilaksanakan secara virtual. Sementara, kelima terdakwa mendengar putusan berada di Rumah Tahanan Teluk Kuantan.

Putusan tersebut langsung dibacakan oleh Hakim Ketua Faisal, SH, MH di Pengadilan Tipikor Pekanbaru. Muharlius cs terbukti melanggar pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 KUHP.

Dalam putusan hakim, Kelima terdakwa Muharlius, M. Saleh, Verdy Ananta, Hetty Herlina, dan Yuhendrizal di jatuhi hukuman berbeda.

Dari putusan hakim, Mantan Plt Sekretaris Daerah Kabupaten Kuantan Singingi H Muharlius, SE, MM dijatuhi hukuman 6 tahun kurungan penjara serta denda Rp300 juta dengan subsider 3 bulan  oleh Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi.

Muharlius mantan Plt Sekda Kuansing selaku Pengguna Anggaran (PA) dijatuhi hukuman lebih ringan dari tuntutan sebelumnya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dituntut 8 tahun dan 6 bulan penjara serta denda Rp500 juta dengan subsider 6 bulan.

Sementara 4 orang rekannya Kabag Umum Setdakab Kuansing M Saleh merangkap sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), divonis 7 tahun kurungan serta denda R300 juta dengan subsider 3 bulan penjara. Kemudian, M. Saleh harus membayar uang pengganti sebesar Rp5,8 miliar subsider 4 tahun penjara.

Bendahara Pengeluaran Rutin, Verdy Ananta di vonis 6 tahun kurungan penjara, serta denda Rp300 juta dengan subsider 3 bulan penjara.

Kemudian, mantan Kasubbag Kepegawaian Setdakab Kuansing dan selaku Pejabat Pelaksanaan Teknis Kegiatan (PPTK), Hetty Herlina divonis 4 tahun penjara serta denda Rp200 juta dengan subsider 2 bulan penjara.

Dan Kasubbag Tata Usaha Setdakab Kuansing, Yuhendrizal merangkap PPTK pada kegiatan makanan dan minuman tahun 2017 lalu divonis 4 tahun penjara serta denda Rp200 juta dengan subsider 2 bulan penjara.

Dilain sisi,Mahasiswa Universitas Islam Kuantan Singingi merasa heran atau ada yang janggal terhadap nama-nama yang terkait dulu bisa menghilang begitu saja.Seperti yang sama-sama diketahui bahwasannya 3 nama paslon peserta Pilkada Kuansing terduga mendapatkan aliran dana makan minum setdakab kuansing ini Raib begitu saja.

Boby Hariansyah Purba Mewakili kaum akademisi menduga  seperti ada deal-dealan dari aparat penegak hukum kepada para terduga yang dulu.

Dan pada saat ini  juga Hakim tidak ada berbunyi apa alasan ketiga nama itu menghilang ditelan bumi,ini semakin menguatkan Asumsi liar dari para akademisi muda dikuantan singingi yang sangat mengecewakan terhadap keputusan yang terkesan hanya mampu menangkap Ikan-ikan terinya saja.
Ditambah lagi pengurangan hukum yang dinilai terlalu mengasihani para Tikus-tikus kantor itu yang semakin menguatkan dugaan ada permainan dibalik ini semua serta Lemahnya aparat terhadap koruptor DiNageri Kuantan Singingi yang beradat ini.
Tutup BHP kecewa.


Berita Lainnya :
  • Terkait DD 2020 di Kampung Teluk Mesjid Tetap Dilaporkan oleh Ketua LAI KGS Riau
  • Kapolsek Senapelan Ajak Masyarakat Untuk Taati Protokol Kesehatan Covid-19
  • Diduga Sebuah Granat Nenas Di Temukan di Wilayah Desa Kota Intan Rohul
  • Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test
  • Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Penyiraman Air Keras 1 Lagi DPO
  • Danramil Babulu Lepas Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Ke Kalimantan Selatan
  • Sofyan Resmi menjadi Pengganti Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis.
  • DPP LBH KIS Ucapkan Selamat Kepada Dewan Pembina Atas Dikukuhkannya Gelar Guru Besar
  • Evaluasi Capaian Kerja 2020, Bupati Rohul Tahun 2021 Ada Lima Program Proritas
  •  
    Komentar Anda :
       
    FOTO
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI)
    Lima Wanita Berpakaian Seksi Demo di KPK
     
    Buruh Dukung KPK
     
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017