Follow Us:
15:57 WIB - Terkait DD 2020 di Kampung Teluk Mesjid Tetap Dilaporkan oleh Ketua LAI KGS Riau | 15:16 WIB - Kapolsek Senapelan Ajak Masyarakat Untuk Taati Protokol Kesehatan Covid-19 | 14:58 WIB - Diduga Sebuah Granat Nenas Di Temukan di Wilayah Desa Kota Intan Rohul | 13:27 WIB - Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test | 13:26 WIB - Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Penyiraman Air Keras 1 Lagi DPO | 13:24 WIB - Danramil Babulu Lepas Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Ke Kalimantan Selatan
/ Bengkalis / Terkait Proyek Pengarukan Pelabuhan BSSR Selat Baru Diduga Tidak Sesuai dengan Kontrak Kerja /
Terkait Proyek Pengarukan Pelabuhan BSSR Selat Baru Diduga Tidak Sesuai dengan Kontrak Kerja
Rabu, 13 Januari 2021 - 12:58:11 WIB
SuaraSindo.com, Bengkalis - Pelabuhan Bandar Sri Setia Raja (BSSR) satu - satunya pelabuhan internasional yang berada di Kabupaten Bengkalis tepat nya berada di Selatbaru Kecamatan Bantan. Sekira 6 bulan pelabuhan BSSR Tidak beroperasi atau tutup total akibat Pendemi Covid 19.

Bersamaan dengan berhentinya aktivitas pelabuhan BSSR Selatbaru,melalui Bidang Kepelabuhan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis tahun anggaran 2020 dipelabuhan BSSR selatbaru berjalan  proyek pengerukan alur pelayaran pelabuhan BSSR selatbaru  nilai kontrak Rp 465.420.251,90 ( Hampir setengah Miliyar) kontraktor pelaksana CV. Fawwaz Anugerah dan konsultan pengawas CV. Selari Karya Konsultan.

Dari pantauan media ini di sekitar pelabuhan BSSR tanah hasil kerukan alur pelabuhan tidak tampak ada,namun dari informasi yang kami dapat tanah hasil kerukan di buang kelaut.

Bahkan hasil jumlah volume pengerukan  sekira 10.278.77 M3 situsoil tidak ada di Dumping area yang telah di sediakan di daratan sekitar pelabuhan BSSR.

Bahkan terkait Surat ijin kerja keruk ( SIKK) dari kementerian perhubungan menjadi pertanyaan. Dan di duga proyek tersebut tidak SIKK nya.

Hurri  Agustianri, S.ST, MT selaku kuasa pengguna anggaran( KPA) saat di konfirmasi di kantornya (12/1) mengakui tanah hasil keruk tersebut ada yg di buang kelaut. Boleh di buang ke laut sesuai aturan kemenhub tp saya lupa no nya ujar Hurri.Terkait dengan SIKK sudah ada bg kita urus di Kantor Kesyahbandaran  dan otoritas pelabuhan (KSOP) Bengkalis pungkas Hurri. KSOP Bengkalis yang mengeluarkan karena di bawah kementerian di ber kewenangannya tambah Hurri lg penuh percaya diri.

Namun sebelumya Pejabat Pelaksana Tehnis Kegiatan ( PPTK) proyek tersebut Adi Zulhami beberapa hendak di konfirmasi langsung dengan berbagai alasan tak mau ketemu.

Kepala bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan hidup Bengkalis Zulkifli saat di minta tanggapan di kantornya (12/1) ada keraguan terkait di tanya boleh tidaknya tanah hasil keruk di buang ke laut. Terkait tanah hasil keruk di buang ke laut bukan wewenang dinas kami ujar nya.

Izinnya dari kementerian perhubungan, kewenangannya begitu izinnya bukan dari kabupaten tambah Zulkifli dengan senyumnya.

Wakil Rakyat ( DPRD) Komisi II Rubi Handoko atau yg lebih di kenal Akok saat di Konfirmasi melalui pesan whatshapp terkait Dugaan proyek tersebut tak sesuai spek dan tanah hasil keruk di buang kelaut menanggapi "saya ngak dapat dokumen pekerjaan atau speck nya jadi ngak tau bagaiman tehnik di lapangan bang, kalau abang bisa dapat dokumen baru kita bisa komentar.

Menanggapi terkait proyek tersebut di atas Edi Suparno Ketua LSM FORTARAN Kabupaten Bengkalis angkat bicara. Hal Ini sangat mengherankan mengapa tanah hasil keruk di buang kelaut tentunya merusak ekosistim laut, seharusnya Tanah hasil keruk di buang atau di kumpulkan di Dumping area yang telah di sediakan ujar nya.

Terkait SIKK sesuai aturan harus ada izin dar Kemenhub bukan dari KSOP Bengkalis dan menurut informasi KSOP Bengkalispun tak ada mengeluarkan SIKK tambahnya.

Kami meminta dan berharap kepada wakil rakyat ( DPRD Bengkalis) dalam hal Ini Komisi II untuk Hearing Terkait Dugaan tak sesuai spek proyek tersebut karena menurut informasi proyek tersebut termin 100 persen pungkas nya.
Dan kepada pihak penegak Hukum dalam Hal Ini Kejari Ketika nanti ada indikasi Pidananya di minta segera bertindak tegasnya. ( GB)


Berita Lainnya :
  • Terkait DD 2020 di Kampung Teluk Mesjid Tetap Dilaporkan oleh Ketua LAI KGS Riau
  • Kapolsek Senapelan Ajak Masyarakat Untuk Taati Protokol Kesehatan Covid-19
  • Diduga Sebuah Granat Nenas Di Temukan di Wilayah Desa Kota Intan Rohul
  • Kapolri Pastikan Komjen Sigit Dikawal Senior-Junior Saat Fit and Proper Test
  • Polresta Pekanbaru Tangkap 4 Pelaku Penyiraman Air Keras 1 Lagi DPO
  • Danramil Babulu Lepas Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir Ke Kalimantan Selatan
  • Sofyan Resmi menjadi Pengganti Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis.
  • DPP LBH KIS Ucapkan Selamat Kepada Dewan Pembina Atas Dikukuhkannya Gelar Guru Besar
  • Evaluasi Capaian Kerja 2020, Bupati Rohul Tahun 2021 Ada Lima Program Proritas
  •  
    Komentar Anda :
       
    FOTO
    Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPN-RI)
    Lima Wanita Berpakaian Seksi Demo di KPK
     
    Buruh Dukung KPK
     
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017