SUARASINDO.COM, MENTAWAI – Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai mengikuti Pembekalan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan di Aula Hotel Turonia. Rabu (05/08/2026)
Dalam kesempatan itu Kesbangpol berkolaborasi dengan Danlanal Persiapan Kepulauan Mentawai Mayor Marinir Basir, sebagai narasumber kegiatan yang didampingi oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Mentawai serta dihadiri pelatih, tenaga medis, dan panitia pemusatan pendidikan dan pelatihan.
Kegiatan diawali dengan pembacaan teks Pancasila oleh Mansyur Baikat dari SMA Negeri 1 Siberut Selatan. Selanjutnya peserta diajak berdiskusi mengenai makna aktualisasi nilai-nilai Pancasila, kedudukan Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum negara, tantangan generasi muda di era globalisasi, serta pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Danlanal menekankan pentingnya semangat kebangsaan, cinta tanah air, persatuan dalam keberagaman, serta pembentukan karakter sebagai bekal bagi calon Paskibraka. Para peserta diingatkan bahwa mereka merupakan putra-putri terbaik daerah yang diharapkan mampu menjadi teladan dalam disiplin, tanggung jawab, integritas, dan kepemimpinan.
Materi juga membahas tantangan generasi muda di era digital, di antaranya bahaya penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, perundungan (bullying), hoaks, ujaran kebencian, serta pentingnya menggunakan media sosial secara bijaksana. Peserta diajak menjaga persatuan, menghormati perbedaan, dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kepulauan Mentawai, dalam kesempatan Drs. Joni Anwar, M.H., memberikan materi “Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Keseharian di Desa Bahagia (Pusdiklat Paskibraka): Pancasila Bukan Hanya Dihafal, Tapi Dihidupkan” kepada Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Materi itu menegaskan bahwa Desa Bahagia merupakan simulasi kehidupan bermasyarakat yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Calon Paskibraka tidak hanya dilatih keterampilan baris-berbaris, tetapi juga dibentuk menjadi generasi yang berkarakter, berjiwa nasionalis, disiplin, toleran, adil, dan siap menjadi teladan di tengah masyarakat.
Melalui materi ini diharapkan seluruh Calon Paskibraka mampu menjadi Duta Aktualisasi Nilai-Nilai Pancasila, sehingga nilai Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan, dan Keadilan Sosial benar-benar diwujudkan dalam sikap, perilaku, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Semoga pembekalan ini semakin memperkuat wawasan kebangsaan, semangat bela negara, serta membentuk Calon Paskibraka Kabupaten Kepulauan Mentawai Tahun 2026 yang mampu menjadi teladan bagi sekolah, masyarakat, daerah, dan Indonesia.(Dedi)