/ Daerah / KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, Basarnas Mentawai Tunggu Laporan Resmi /
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Docking di Jakarta, Basarnas Mentawai Tunggu Laporan Resmi
Kamis, 23 Juli 2026 - 14:58:11 WIB
TERKAIT:
SUARASINDO.COM, MENTAWAI – Kapal KN SAR Ramawijaya 240 mengalami kebakaran hebat saat perawatan rutin tahunan di galangan Dokking PT Proskuneo Jakarta.
Informasi peristiwa kebakaran diterima pada pukul 19.58 WIB di Jalan Tuna Raya Kavling 1, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan objek yang terbakar berupa satu unit kapal andalan operasi SAR diwilayah perairan Kepulauan Mentawai.
Memutus lalapan api, Petugas dari Pos Muara Baru diterjunkan menuju lokasi. Unit pertama tiba di tempat kejadian sekitar pukul 20.01 WIB, sementara upaya pemadaman mulai dilakukan pada pukul 20.03 WIB.
Petugas mengerahkan lima unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 25 personel. Hingga laporan awal diterima, proses pemadaman masih berlangsung.
Belum ada informasi resmi mengenai penyebab kebakaran, tingkat kerusakan yang dialami KN SAR Ramawijaya 240, maupun dampak lain yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.
“Kami sedang menunggu info dari Kapten kapal terkait kejadian ini” tandas Kepala Kantor SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai Benteng Hilton Telaumbanua, Rabu (22/07/2026)
Kakansar mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh awak kapal maupun petugas saat kejadian dilaporkan selamat.
Terlepas dari musibah yang terjadi, KN SAR Ramawijaya 240 tetap memiliki rekam jejak penting dalam mendukung operasi pencarian dan pertolongan di wilayah barat Sumatera, khususnya Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Selama ini, kapal KN Sar Ramayijaya menjadi salah satu elemen penting dalam mempercepat respons Basarnas terhadap berbagai kondisi darurat di laut, wilayah yang memiliki tingkat risiko tinggi akibat cuaca ekstrem, gelombang besar, serta tingginya aktivitas pelayaran antarpulau.
Pastinya, dengan kejadian ini menjadi pukulan telak bagi Kepulauan Mentawai. Di daerah yang sebagian besar aksesnya bergantung pada transportasi laut, kapal penyelamat ini memiliki peran vital dalam menjaga keselamatan jiwa manusia.
Sementara itu, kebakaran KN SAR Ramawijaya 240 masih dalam proses penyelidikan. Pihak Kantor SAR Mentawai menyatakan masih menunggu laporan resmi dari kapten kapal, sementara perkembangan penanganan di lokasi kejadian terus dipantau oleh pihak terkait.(Dedi)