Follow Us:
20:18 WIB - Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8 | 14:02 WIB - BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai | 18:43 WIB - Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat | 04:45 WIB - Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah | 04:44 WIB - Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban | 04:43 WIB - Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
/ Politik / Ketua DPC GRIB JAYA Kota Pekanbaru S. Hondro: Wakil Rakyat Jangan Jadi Penyebar Kegaduhan, Jalankan Kritik Secara Terhormat /
Ketua DPC GRIB JAYA Kota Pekanbaru S. Hondro: Wakil Rakyat Jangan Jadi Penyebar Kegaduhan, Jalankan Kritik Secara Terhormat
Selasa, 23 Juni 2026 - 17:52:29 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU – Ketua DPC GRIB JAYA Kota Pekanbaru, S. Hondro, angkat bicara terkait dugaan adanya oknum anggota DPRD Kota Pekanbaru berinisial "RE" yang disebut-sebut menyebarkan berbagai konten bernada negatif mengenai jalannya pemerintahan melalui sejumlah grup WhatsApp.

Menurut S. Hondro, apabila dugaan tersebut benar, maka tindakan itu sangat disayangkan karena tidak mencerminkan sikap seorang wakil rakyat yang seharusnya menjadi teladan dalam menjaga etika komunikasi publik.

"Seorang anggota DPRD dipilih oleh rakyat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran, bukan menjadi pihak yang menebarkan kegaduhan melalui ruang-ruang percakapan digital. Kritik adalah hak setiap wakil rakyat, tetapi harus disampaikan secara bertanggung jawab, objektif, dan berdasarkan fakta, bukan dengan narasi yang berpotensi memicu konflik di tengah masyarakat," tegas S. Hondro, Selasa (23/06/26).

Ia menilai penggunaan media sosial maupun grup WhatsApp sebagai sarana menyebarkan informasi yang bernada negatif tanpa mekanisme yang jelas justru dapat menurunkan kualitas demokrasi serta mencederai kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.

"Kalau memang ada persoalan dalam pemerintahan, gunakan forum resmi DPRD. Gunakan hak interpelasi, hak angket, rapat dengar pendapat, atau mekanisme pengawasan lainnya. Jangan membangun opini liar yang justru membuat masyarakat bingung dan terpecah," ujarnya.

S. Hondro juga mengingatkan bahwa setiap anggota DPRD membawa nama baik institusi. Oleh karena itu, setiap tindakan maupun pernyataan di ruang publik, termasuk di media sosial dan grup WhatsApp, tidak bisa dipisahkan dari kehormatan lembaga yang diwakilinya.

Ia meminta pimpinan DPRD Kota Pekanbaru dan Badan Kehormatan DPRD untuk bersikap profesional apabila ditemukan adanya dugaan pelanggaran etika.

"Jangan sampai masyarakat menilai ada pembiaran terhadap perilaku yang dapat merusak citra DPRD. Semua anggota harus diperlakukan sama di hadapan aturan dan kode etik. Kehormatan lembaga harus dijaga," katanya.

Meski demikian, S. Hondro menegaskan bahwa setiap pihak tetap berhak memberikan klarifikasi maupun hak jawab sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan prinsip jurnalistik.

"Kami menghormati asas praduga tak bersalah. Jika memang tidak benar, silakan memberikan penjelasan kepada publik. Tetapi apabila dugaan tersebut benar, tentu masyarakat berhak menuntut adanya pertanggungjawaban moral maupun etika," tutup S. Hondro.***


Berita Lainnya :
  • Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8
  • BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai
  • Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat
  • Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban
  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
  • Karya Bakti TNI AD Resmi Ditutup Danpusterad, Sasaran Fisik Pembangunan Dapat Bermanfaat bagi Penerima Manfaat
  • Jelang Penutupan Program Karya Bakti TNI AD untuk Mentawai, Danpusterad Tinjau Hasil Akhir Pembangunan
  • Polres Mentawai Gelar Tabur Bunga di Dermaga Tuapejat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017