Follow Us:
21:31 WIB - Satgas Karya Bakti TNI AD Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Darlius di Mentawai | 21:29 WIB - Satgas Berpacu dengan Waktu Selesaikan Rehab Musholla Al Huda di Desa Bukit Pamewa | 21:29 WIB - Polsek Batu Hampar Cek Perkembangan Jagung di Desa Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu Bentuk Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional | 18:28 WIB - S. Hondro: Kritik terhadap Pemerintah Jangan Dibalas dengan Stigma dan Penghakiman | 14:09 WIB - Diduga Lakukan Pemerasan, "Aktivis Abal-abal" Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka | 16:25 WIB - Geger, Pemuda Tewas Dihantam Linggis Depan SPBU Palas, Masyarakat Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Motif Secepatnya
/ Pekanbaru / S. Hondro: Kritik terhadap Pemerintah Jangan Dibalas dengan Stigma dan Penghakiman /
S. Hondro: Kritik terhadap Pemerintah Jangan Dibalas dengan Stigma dan Penghakiman
Rabu, 17 Juni 2026 - 18:28:28 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU – Pernyataan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama, yang mengecam mantan Ketua BEM UGM terkait kritik terhadap Presiden RI menuai tanggapan dari kalangan insan pers.

Ketua Umum Persatuan Media Massa Nusantara, S.Hondro menyayangkan sikap dan pernyataan yang disampaikan Ginda Burnama yang dinilainya terlalu tajam, dan bernada keras terhadap seorang aktivis yang menyampaikan pendapat di ruang publik, Rabu (17/06/26).

Menurut S. Hondro, dalam negara demokrasi setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, kritik, maupun pandangan terhadap kebijakan pemerintah selama dilakukan dalam koridor hukum yang berlaku.

"Kami menyayangkan pernyataan yang terkesan menghakimi dan memberikan label tertentu terhadap seseorang yang sedang menyampaikan kritik. Sebagai wakil rakyat, seharusnya lebih mengedepankan dialog, edukasi, dan ruang diskusi yang sehat dibandingkan memperuncing perbedaan pandangan," ujar S. Hondro dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).

Ia menegaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan ruang kritik yang terbuka. Menurutnya, kritik terhadap pemerintah tidak selalu dapat dimaknai sebagai upaya menghancurkan bangsa dan negara.

"Perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Kritik tidak selalu identik dengan kebencian terhadap negara. Justru kritik yang disampaikan masyarakat maupun aktivis sering menjadi masukan penting bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan," katanya.

Hondro juga mengingatkan bahwa pejabat publik memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga suasana yang kondusif di tengah masyarakat. Karena itu, setiap pernyataan yang disampaikan kepada publik hendaknya mampu menyejukkan suasana dan mengedepankan semangat persatuan.

"Kita semua tentu sepakat bahwa etika dalam menyampaikan kritik harus dijaga. Namun etika juga harus hadir dalam merespons kritik. Jangan sampai perdebatan substansi bergeser menjadi serangan terhadap individu yang justru dapat menimbulkan polarisasi di tengah masyarakat," tambahnya.

Lebih lanjut, PMMN mengajak seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, wakil rakyat, aktivis, mahasiswa, maupun insan pers untuk bersama-sama membangun budaya demokrasi yang dewasa, menghargai perbedaan pandangan, serta mengedepankan argumentasi yang konstruktif.

"Bangsa ini dibangun dengan semangat musyawarah dan saling menghormati. Kritik harus disampaikan dengan santun, dan tanggapan terhadap kritik pun harus dilakukan secara bijaksana. Dengan demikian, demokrasi akan tumbuh sehat dan kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga negara tetap terjaga," tutup Hondro.*jhn


Berita Lainnya :
  • Satgas Karya Bakti TNI AD Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Keluarga Darlius di Mentawai
  • Satgas Berpacu dengan Waktu Selesaikan Rehab Musholla Al Huda di Desa Bukit Pamewa
  • Polsek Batu Hampar Cek Perkembangan Jagung di Desa Kepenghuluan Sungai Sialang Hulu Bentuk Komitmen Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
  • S. Hondro: Kritik terhadap Pemerintah Jangan Dibalas dengan Stigma dan Penghakiman
  • Diduga Lakukan Pemerasan, "Aktivis Abal-abal" Inisial LY Dikabarkan Jadi Tersangka
  • Geger, Pemuda Tewas Dihantam Linggis Depan SPBU Palas, Masyarakat Desak Polisi Ungkap Pelaku dan Motif Secepatnya
  • Satgas Karya Bakti TNI AD Terus Berpacu Selesaikan Rehab RTLH Dibeberapa Lokasi
  • Semangat Kebersamaan, Kodim 0319 Mentawai Gelar Nobar Piala Dunia 2026
  • Satgas Karya Bakti TNI AD Pacu Pembangunan MCK untuk Masyarakat Desa
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017