Follow Us:
20:22 WIB - Kapolsek Batu Hampar IPTU Romi Yendri Cek Tanaman Jagung Kwartal I, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional | 20:18 WIB - Sat Reskrim Polres Rohul Perkuat Pemahaman KUHAP bagi PPNS Lewat Sosialisasi dan Koordinasi | 20:02 WIB - Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Ruang Pengadilan Berubah Jadi Arena Bongkar Konflik Politik | 15:41 WIB - Bentuk Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Batu Hampar Cek Tanaman Jagung Kwartal I di PT Sindora Seraya | 12:31 WIB - PMI Sumbar Salurkan 1.500 Paket School KIT dari Hongkong Red Cross untuk Pelajar Terdampak Bencana | 12:29 WIB - Kejar Target, Personel Satgas TNI AD Percepat Pekerjaan Jembatan di Sipora Utara
/ Nasional / Kasus Sopir MBG Jadi Kurir Sabu Dikecam Keras Taufiq Rachman, Minta Efek Jera /
Kasus Sopir MBG Jadi Kurir Sabu Dikecam Keras Taufiq Rachman, Minta Efek Jera
Senin, 18 Mei 2026 - 09:23:59 WIB

TERKAIT:
   
 
Depok – Kasus oknum sopir program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlibat peredaran narkoba memicu kecaman dari Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB). 

Dewan Penasehat GPIB, Taufiq Rachman, menyebut perbuatan tersebut mencederai kepercayaan publik terhadap program MBG yang menyasar pemenuhan gizi anak sekolah.

Polres Metro Depok sebelumnya mengamankan dua orang berinisial A dan D di wilayah Mampang, Pancoran Mas, Depok, serta Citayam, Kabupaten Bogor. A yang berprofesi sebagai sopir SPPG MBG ditangkap setelah pengembangan dari kasus D, seorang pedagang pecel lele.

Dari penangkapan itu polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1,03 gram. Hasil tes urine menunjukkan A juga positif menggunakan narkoba.

"Program MBG adalah amanah untuk menjaga masa depan anak-anak. Kalau ada oknum yang justru membawa narkoba ke lingkungan itu, maka harus disingkirkan dan dihukum maksimal," kata Taufiq Rachman yang saat memberi keterangan didampingi Ketum GPIB, Ir Agung Karang

Ia meminta Kementerian terkait dan pihak pelaksana program segera melakukan evaluasi ketat terhadap rekrutmen dan pengawasan tenaga lapangan. Menurutnya, kelalaian seleksi bisa merusak tujuan besar program MBG.

Taufiq juga mendorong proses hukum berjalan tanpa tebang pilih. Ia berharap kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam program strategis pemerintah.

Kedua pelaku kini masih dalam pemeriksaan Polres Metro Depok untuk pengembangan kasus.***(SHI GROUP)

editor : Harita
adm    : Mey


Berita Lainnya :
  • Kapolsek Batu Hampar IPTU Romi Yendri Cek Tanaman Jagung Kwartal I, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional
  • Sat Reskrim Polres Rohul Perkuat Pemahaman KUHAP bagi PPNS Lewat Sosialisasi dan Koordinasi
  • Sidang Korupsi Abdul Wahid Memanas, Ruang Pengadilan Berubah Jadi Arena Bongkar Konflik Politik
  • Bentuk Komitmen Mendukung Ketahanan Pangan Nasional, Polsek Batu Hampar Cek Tanaman Jagung Kwartal I di PT Sindora Seraya
  • PMI Sumbar Salurkan 1.500 Paket School KIT dari Hongkong Red Cross untuk Pelajar Terdampak Bencana
  • Kejar Target, Personel Satgas TNI AD Percepat Pekerjaan Jembatan di Sipora Utara
  • Satgas TNI AD dan Warga Kebut Pembangunan Rumah Layak Huni di Tuapejat
  • Jelang Pelantikan DPD Riau, GRIB Jaya Kota Pekanbaru Intensif Bangun Komunikasi dengan Stakeholder Daerah
  • Bupati Kepulauan Mentawai Kembali Lantik Sejumlah ASN di Lingkungan Pemerintahan Kepulauan Mentawai
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017