Follow Us:
20:18 WIB - Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8 | 14:02 WIB - BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai | 18:43 WIB - Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat | 04:45 WIB - Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah | 04:44 WIB - Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban | 04:43 WIB - Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
/ Nasional / Kasus Sopir MBG Jadi Kurir Sabu Dikecam Keras Taufiq Rachman, Minta Efek Jera /
Kasus Sopir MBG Jadi Kurir Sabu Dikecam Keras Taufiq Rachman, Minta Efek Jera
Senin, 18 Mei 2026 - 09:23:59 WIB

TERKAIT:
   
 
Depok – Kasus oknum sopir program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terlibat peredaran narkoba memicu kecaman dari Gerakan Pendidikan Indonesia Baru (GPIB). 

Dewan Penasehat GPIB, Taufiq Rachman, menyebut perbuatan tersebut mencederai kepercayaan publik terhadap program MBG yang menyasar pemenuhan gizi anak sekolah.

Polres Metro Depok sebelumnya mengamankan dua orang berinisial A dan D di wilayah Mampang, Pancoran Mas, Depok, serta Citayam, Kabupaten Bogor. A yang berprofesi sebagai sopir SPPG MBG ditangkap setelah pengembangan dari kasus D, seorang pedagang pecel lele.

Dari penangkapan itu polisi menemukan barang bukti sabu seberat 1,03 gram. Hasil tes urine menunjukkan A juga positif menggunakan narkoba.

"Program MBG adalah amanah untuk menjaga masa depan anak-anak. Kalau ada oknum yang justru membawa narkoba ke lingkungan itu, maka harus disingkirkan dan dihukum maksimal," kata Taufiq Rachman yang saat memberi keterangan didampingi Ketum GPIB, Ir Agung Karang

Ia meminta Kementerian terkait dan pihak pelaksana program segera melakukan evaluasi ketat terhadap rekrutmen dan pengawasan tenaga lapangan. Menurutnya, kelalaian seleksi bisa merusak tujuan besar program MBG.

Taufiq juga mendorong proses hukum berjalan tanpa tebang pilih. Ia berharap kasus ini menjadi peringatan bagi semua pihak yang terlibat dalam program strategis pemerintah.

Kedua pelaku kini masih dalam pemeriksaan Polres Metro Depok untuk pengembangan kasus.***(SHI GROUP)

editor : Harita
adm    : Mey


Berita Lainnya :
  • Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8
  • BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai
  • Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat
  • Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban
  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
  • Karya Bakti TNI AD Resmi Ditutup Danpusterad, Sasaran Fisik Pembangunan Dapat Bermanfaat bagi Penerima Manfaat
  • Jelang Penutupan Program Karya Bakti TNI AD untuk Mentawai, Danpusterad Tinjau Hasil Akhir Pembangunan
  • Polres Mentawai Gelar Tabur Bunga di Dermaga Tuapejat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017