Follow Us:
20:18 WIB - Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8 | 14:02 WIB - BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai | 18:43 WIB - Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat | 04:45 WIB - Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah | 04:44 WIB - Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban | 04:43 WIB - Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
/ Nasional / Alarm Karhutla Berbunyi, Riau Jadi Penyumbang Terbesar /
Alarm Karhutla Berbunyi, Riau Jadi Penyumbang Terbesar
Kamis, 02 April 2026 - 09:52:32 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali meningkat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat ratusan titik panas (hotspot) muncul di Pulau Sumatera pada Kamis (2/4/2026), dengan Riau menjadi wilayah paling dominan.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Elisa JS Kedang, mengungkapkan jumlah hotspot di Sumatera mencapai 346 titik.

Dari angka tersebut, Riau menyumbang 285 titik, atau lebih dari 80 persen total hotspot di Sumatera.

“Total titik panas wilayah Sumatera hari ini ada 346 titik, dan Riau mendominasi dengan 285 titik,” ujar Elisa.

Berdasarkan pemantauan satelit, sebaran hotspot di sejumlah provinsi Sumatera meliputi Aceh 1 titik, Jambi 7 titik, Sumatera Utara 10 titik, Sumatera Barat 2 titik, Sumatera Selatan 17 titik, Kepulauan Riau 14 titik, Kepulauan Bangka Belitung 10 titik dan Riau 285 titik.

Di Riau, konsentrasi hotspot terkumpul pada beberapa kabupaten/kota, dengan dua daerah menjadi penyumbang terbesar.

Rinciannya, Kabupaten Bengkalis 193 titik, Kabupaten Pelalawan 74 titik, Kota Dumai 7 titik, Kabupaten Rokan Hilir 5 titik, Kabupaten Siak 4 titik dan Kabupaten Kuantan Singingi 2 titik.

Jumlah tersebut menunjukkan Kabupaten Bengkalis dan Pelalawan menjadi wilayah paling rawan karhutla saat ini.

Kondisi ini menjadi peringatan dini bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat lonjakan hotspot kerap menjadi indikator awal potensi kebakaran hutan dan lahan di musim kering.

Editor: Mei


Berita Lainnya :
  • Kunjungan di Kepulauan Mentawai, ParagonCorp Sambangi Dika Riyanti Peserta Program Wardah Inspiring Teacher Gen 8
  • BPI KPNPA RI nyatakan komitmen penuh kawal pembangunan dan kelestarian lingkungan di kabupaten Kepulauan Mentawai
  • Kasus Pelabuhan Labuhan Bajau, Kuasa Hukum Nilai Perhitungan Kerugian Negara Rp17,9 Miliar Tidak Tepat
  • Sambut Hari Jadi Polri, Polsek Siberut Gencarkan Aksi Sosial di Tempat Ibadah
  • Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Sipora Gelar Aksi Bersih-Bersih di Masjid Nurul Iman Sioban
  • Sambut HUT Bhayangkara Ke-80, Polsek Sikakap Gelar Bakti Religi Demi Wujudkan Kenyamanan Ibadah Masyarakat
  • Karya Bakti TNI AD Resmi Ditutup Danpusterad, Sasaran Fisik Pembangunan Dapat Bermanfaat bagi Penerima Manfaat
  • Jelang Penutupan Program Karya Bakti TNI AD untuk Mentawai, Danpusterad Tinjau Hasil Akhir Pembangunan
  • Polres Mentawai Gelar Tabur Bunga di Dermaga Tuapejat Jelang HUT Bhayangkara ke 80
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017