Follow Us:
16:34 WIB - Asisten II Tinjau Desa Bukit Gajah, Kec. Ukui Dalam Rangka Persiapan Menyambut Kedatangan Menteri Koperasi dan UKM RI | 14:47 WIB - Penutupan APKASI Otonomi EXPO 2024: Menyelaraskan Budaya dan Filosofi dalam Tarian Labuhan Merapi | 02:50 WIB - Bupati Pelalawan Berharap Adanya Rakor ini, GTRA Bisa Bekerja Optimal Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap Kemandirian Daerah | 21:18 WIB - PASTIKAN MUTU DAN KUALITAS MAKANAN TERJAGA, PETUGAS LAPAS PEKANBARU LAKUKAN PEMERIKSAAN BAHAN MAKANAN | 23:29 WIB - Tak Hanya Perkuat Kerukunan Silahturahmi, Dr. Martin Purba Sebut Bahas Soal Ini | 21:49 WIB - LAPAS PEKANBARU SAKSIKAN PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA
/ Pelalawan / PT. RAPP Taja Kegiatan Penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api Dengan Bupati Pelalawan dan Pj. Bupati Kampar /
PT. RAPP Taja Kegiatan Penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api Dengan Bupati Pelalawan dan Pj. Bupati Kampar
Sabtu, 22 Juni 2024 - 11:03:10 WIB

TERKAIT:
   
 
SuaraSINDO.com, PELALAWAN - Bupati Pelalawan H. Zukri, SE bersama Pj. Bupati Kampar Hambali melakukan penandatanganan MoU Program Desa Bebas Api yang ditaja oleh PT. RAPP. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (20/6/2024) bertempat di Hotel Unigraha, Pangkalan Kerinci.

Dalam sambutannya Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan bahwa kegiatan ini memerlukan atensi seluruh pihak agar wilayah bebas api dapat diwujudkan bersama.
“Kebakaran adalah sesuatu yang menakutkan bagi lingkungan dan manusia, karena dampaknya bukan hanya pada lingkungan tapi juga sampai pada sektor ekonomi. Maka saya harapkan ini menjadi atensi bagi semua pihak untuk terus mengedukasi masyarakat. Khusus Kabupaten Pelalawan, seluruh pejabat saya perintahkan baik dinas, camat, kepala desa untuk betul-betul mengedukasi masyarakat jangan sampai melakukan pembakaran. Tidak hanya pembakaran lahan saja tapi juga membakar dalam skala yang kecil yang bisa menimbulkan efek yang besar.” Tegas Bupati.

Bupati Zukri juga berharap agar kolaborasi ini terus berlanjut.
“Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang sedang kita upayakan ini membutuhkan kolaborasi, seperti yang saat ini dibangun antara PT RAPP dengan 2 Pemerintah Daerah (Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar). Pemerintahan Kabupaten Pelalawan berharap kolaborasi ini terus berlanjut, tidak hanya pada 3 desa yang saat ini sudah menandatangani MoU, sehingga bisa menjaga daerah-daerah yang rawan kebakaran. Saya pikir perlu dilakukan pemetaan daerah yang dianggap rawan kebakaran, terutama daerah-daerah yang berbasis tanah gambut.” Ujarnya.

Bupati juga menghimbau agar di daerah-daerah yang rawan kebakaran agar didirikan posko-posko sehingga jika ada kebakaran, bisa lebih cepat penanganannya tanpa harus menunggu bantuan yang lokasinya jauh dari daerah tersebut, tutup Bupati.

Turut hadir dalam acara ini Forkopimda Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Kampar, Dandim 0313 KPR, Wakapolres Pelalawan, Kabag OP Kabupaten Kampar dan Manajemen PT. RAPP.*S. Wrw/bnb.


Berita Lainnya :
  • Asisten II Tinjau Desa Bukit Gajah, Kec. Ukui Dalam Rangka Persiapan Menyambut Kedatangan Menteri Koperasi dan UKM RI
  • Penutupan APKASI Otonomi EXPO 2024: Menyelaraskan Budaya dan Filosofi dalam Tarian Labuhan Merapi
  • Bupati Pelalawan Berharap Adanya Rakor ini, GTRA Bisa Bekerja Optimal Sebagai Bentuk Dukungan Terhadap Kemandirian Daerah
  • PASTIKAN MUTU DAN KUALITAS MAKANAN TERJAGA, PETUGAS LAPAS PEKANBARU LAKUKAN PEMERIKSAAN BAHAN MAKANAN
  • Tak Hanya Perkuat Kerukunan Silahturahmi, Dr. Martin Purba Sebut Bahas Soal Ini
  • LAPAS PEKANBARU SAKSIKAN PELANTIKAN DAN PENGAMBILAN SUMPAH JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA
  • Penuhi Hak WBP, Lapas Pekanbaru Berikan Pembebasan Bersyarat Kepada 21 Orang WBP
  • Universitas Batutta Mendapatkan Akreditasi Baik Sekali
  • Wakil Ketua DPRD Hadiri Penyampaian LHP LKPP Tahun 2023
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017