Follow Us:
07:55 WIB - Tolak Revisi UU Penyiaran Yang Membelenggu Kebebasan Pers | 23:52 WIB - SMPN 4 Pekanbaru Gelar Pelepasan dan Perpisahan Siswa/i Kelas IX Tahun 2024 | 08:26 WIB - Bunda Paud Pelalawan Sella Pitaloka,S.AP Hadiri Kegiatan Pelepasan Pawai Akbar dan TK se-Kecamatan Sei Kijang | 18:32 WIB - Eggi Sudjana dan Andy Chandra: Harapan Baru DKI Jakarta dari Jalur Independen | 14:57 WIB - Jemaah Calon Haji Kabupaten Pelalawan Dilepas Oleh Bupati Zukri Menuju Bandara Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru | 12:09 WIB - Apindo Banten Minta Audiensi dengan Ombudsman RI Bahas Kendala Industri
/ Kampar / Limbah PT. Buana Wiralestari Mas Kijang Mil Diduga Cemari Anak Sungai Tapung /
Limbah PT. Buana Wiralestari Mas Kijang Mil Diduga Cemari Anak Sungai Tapung
Jumat, 17 Maret 2023 - 23:37:03 WIB

TERKAIT:
   
 
suarasindo.com,Kampar - Aliran anak sungai Tapung tercemar limbah dan banyak di temukan ikan yang mengambang atau terapung dengan keadaan sudah mati, diduga akibat limbah Pabrik Kelapa Sawit milik PT. Buana Wiralestari Mas Kijang Mill dan merupakan anak perusahaan Sinar Mas Group yang berada di Kijang Makmur, Kec. Tapung Hilir, Kampar. Kamis (16/03/2023)  

Peristiwa tersebut diketahui saat tim awak media melintas di kijang Makmur menuju ke Kabupaten Siak yang melihat banyak mobil terparkir di pinggir jalan juga banyak  warga berkumpul di pinggirana anak sungai tapung tersebut, saat itu tim awak media berhenti dan menghampiri lokasi ternyata ada genangan cairan limbah yang mencemari anak sungai.

Saat awak media bertanya ke pihak warga yang sedang berdiri di pinggir jalan yang tidak dapat di sebut namanya menyampaikan telah terjadi pencemarfan anak sungai, namun lebih jelasnya tanya saja ke dalam lokasi.

Saat itu awak media menemui dan meminta keterangan kepada Erwin salah satu pimpinan di PKS PT Buana Wira Lestari Mas Kijang Mill, terkait limbah yang telah mencemari anak sungai Tapung, Erwin menyampaikan kalau limbah yang mencemari anak sungai tersebut dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan diindikasi telah terjadi sabotase.

"Limbah yang tumpah dan mencemari anak sungai tersebut ada unsur sabotase," jelas Erwin.

Erwin juga menjelaskan bahwa limbah yang tumpah ke anak sungai tersebut sedikit saja dan tidak merusak ekosistim serta habitat yang hidup di sungai jadi tidak ada ikan yang mati.

"Tidak ada ikan yang mati di aliran anak sungai yang tertumpah limbah," ujarnya

Awak media meminta izin untuk meninjau dan menelusuri aliran anak sungai yang berdekatan dengan saluran pembuangan pabrik, awak media menemukan adanya ikan telah mengambang di atas air dan sudah ada yang membusuk, bahkan terlihat ada bangkai ikan terdampar di pinggiran aliran anak sungai.

Saat awak media mempertanyakan tanggung jawab perusahaan terkait limbah yang telah mencemari sungai serta mengakibatkan banyaknya ikan mati, Erwin tidak memberi tanggapan dan jawaban.*jh/bnb.


Berita Lainnya :
  • Tolak Revisi UU Penyiaran Yang Membelenggu Kebebasan Pers
  • SMPN 4 Pekanbaru Gelar Pelepasan dan Perpisahan Siswa/i Kelas IX Tahun 2024
  • Bunda Paud Pelalawan Sella Pitaloka,S.AP Hadiri Kegiatan Pelepasan Pawai Akbar dan TK se-Kecamatan Sei Kijang
  • Eggi Sudjana dan Andy Chandra: Harapan Baru DKI Jakarta dari Jalur Independen
  • Jemaah Calon Haji Kabupaten Pelalawan Dilepas Oleh Bupati Zukri Menuju Bandara Sultan Syarif Qasim, Pekanbaru
  • Apindo Banten Minta Audiensi dengan Ombudsman RI Bahas Kendala Industri
  • MODAL AWAL MELAKSANAKAN TUGAS, CPNS IKUTI ORIENTASI DI LINGKUNGAN LAPAS PEKANBARU
  • MOMEN BAHAGIA, 22 ORANG WBP LAPAS KELAS IIA PEKANBARU TERIMA REMISI KHUSUS WAISAK
  • Kejati Riau Angkat Suara Terkait Pemberitaan 'Enggan Usut Gedung Quran Center Lantaran Dapat Hibah'
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017